Pertanyaan yang paling sering kita dapat waktu konsultasi: "Budget iklannya sebaiknya berapa?" Jawaban jujurnya, tergantung angka jualan kamu sendiri. Kabar baiknya, cara menghitungnya cukup pakai kalkulator biasa.
Langkah 1: hitung batas biaya iklan per order
Sebelum bicara total budget, tentukan dulu berapa maksimal biaya iklan yang boleh habis untuk mendapat satu order tanpa bikin rugi.
| Komponen | Contoh |
|---|---|
| Harga jual | Rp 150.000 |
| Modal produk | Rp 45.000 |
| Ongkir, packing, dan biaya platform | Rp 25.000 |
| Sisa sebelum iklan | Rp 80.000 |
| Untung yang mau disisakan | Rp 20.000 |
| Batas biaya iklan per order | Rp 60.000 |
Angka Rp 60.000 itulah patokannya. Selama biaya iklan per order masih di bawah angka itu, iklan kamu menghasilkan untung. Kalau sudah di atasnya, setiap order justru menggerus modal.
Langkah 2: hitung budget dari target order
Setelah batasnya ketemu, kalikan dengan target order bulanan. Misalnya target kamu 300 order per bulan:
300 order × Rp 60.000 = Rp 18 juta per bulan, atau sekitar Rp 600 ribu per hari.
Ini angka batas atas. Di bulan-bulan awal biaya per order biasanya lebih tinggi karena angle masih diuji, jadi siapkan ruang sedikit lebih longgar di bulan pertama.
Langkah 3: jangan lupa order yang batal
Kalau kamu jualan dengan COD, tidak semua order masuk berakhir dibayar. Misalnya 20 persen order batal, maka biaya iklan untuk setiap order yang benar-benar dibayar naik sekitar 25 persen dari yang tertulis di dashboard.
Pembahasan lengkapnya ada di artikel COD batal 24 persen, tapi iklannya kelihatan untung.
Berapa budget untuk fase uji coba?
Di awal, budget dipakai untuk mencari angle yang paling efisien, bukan langsung mengejar volume. Beberapa patokan yang kita pakai:
- Uji 3 sampai 5 angle dulu, jangan langsung belasan.
- Beri tiap angle waktu yang cukup, minimal beberapa hari, sebelum diputuskan menang atau kalah.
- Matikan angle yang biaya per order-nya jauh di atas batas, lalu pindahkan budgetnya ke angle yang lebih efisien.
Kalau produk kamu baru mau launching, urutannya sedikit berbeda. Rencana lengkapnya ada di cara launching produk skincare baru di Meta Ads.
Kapan budget boleh dinaikkan?
Tanda yang kita tunggu: biaya per order stabil di bawah batas selama sekitar satu minggu, dan stok produk siap kalau order naik. Setelah itu, naikkan budget bertahap, kira-kira 20 sampai 30 persen setiap beberapa hari, bukan langsung dua kali lipat.
Kenaikan yang terlalu drastis sering bikin performa goyang, karena sistem pengiriman iklan Meta perlu menyesuaikan diri lagi.
Contoh ringkas
Brand dengan batas biaya per order Rp 60.000 dan target 300 order per bulan biasanya mulai dari budget sekitar Rp 12 sampai 18 juta per bulan. Rp 12 juta juga yang kita pakai sebagai budget minimal di paket bulanan Klikka, karena di bawah itu datanya sering terlalu sedikit untuk dijadikan dasar keputusan.
Ringkasnya
Budget yang masuk akal dihitung dari angka kamu sendiri: harga jual, modal, ongkir, dan persen order yang batal. Kalau mau dibantu menghitung, konsultasi gratis saja dulu. Angkanya kita hitung bareng.
Tulisan lain

Launching
· baca 4 menit
Cara launching produk skincare baru di Meta Ads tanpa buang budget
Rencana enam minggu untuk launching produk skincare baru di Meta Ads: persiapan tracking, pemanasan lewat KOL, hari launching, sampai scale up.

KOL
· baca 3 menit
Cara memilih KOL untuk produk skincare baru dan mengukur hasilnya
Panduan memilih KOL untuk launching produk skincare: micro atau macro, cara cek kecocokan audiens, isi brief, dan cara mengukur hasilnya di Meta Ads.

Tracking
· baca 6 menit
Angka di Meta beda jauh sama catatan penjualan kamu
Dua-duanya bisa benar. Yang salah biasanya keputusan yang diambil dari angka yang keliru.
Langkah pertama
Mau kita cek angka brand kamu?
Harga jual, modal produk, budget iklan. Dalam 24 jam kita balik: masuk atau belum.
